8 Keistimewaan Bulan Syawal - Syaamil Quran

8 Keistimewaan Bulan Syawal

8 Keistimewaan Bulan Syawal

Bulan Syawal, bulan kesepuluh dalam penanggalan hijriyah. Nyaris tidak ada penyambutan terhadap datangnya bulan Syawal. Berbeda dengan ketika menyambut Ramadhan, bisanya kita mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan! Tapi untuk bulan Syawal tidak pernah kita mendengar orang mengucapkannya.

keitimewaan bulan syawal

Inilah beberapa keistimewaan bulan Syawal, diantaranya :

  1. Bulan Kembali Fitrah

Syawal adalah bulan kembalinya umat Islam kepada fitrahnya, diampuni semua dosanya, setelah melakukan ibadah Ramadhan sebulan penuh. Paling tidak, tanggal 1 Syawal umat Islam kembali untuk makan dan minum dan diharamkan untuk berpuasa.

Ketibaan bulan Syawal membawa kemenangan bagi mereka yang berjala menjalani Ibadah puasa sepanjang Ramadhan. Ia merupakan lambang kemenangan umat Islam hasil dari “peperangan” menentang musuh dalam jiwa yang terbesar, yaitu hawa nafsu.

  1. Bulan Takbir

Tanggal 1 Syawal adalah Hari Raya Idul Fitri, seluruh umat Islam di berbagai belahan dunia mengumandangkan kumandang takbir. Maka, bulan Syawal pun merupakan bulan dikumandangkannya takbir oleh seluruh umat Islam secara serentak, paling tidak satu malam, yakni begitu malam memasuki tanggal 1 Syawal atau malam takbiran.

Kumandang takbir merupakan ungkapan rasa syukur atas keberhasilan ibadah Ramadhan selama sebulan penuh. Kemenangan yang diraih itu tidak akan tercapai, kecuali dengan pertolongan-Nya. Maka umat Islam pun memperbanyak dzikir, takbir, tahmid, dan tasbih.

  1. Bulan Silaturahmi

Dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya, pada bulan inilah umat Islam sangat banyak melakukan amaliah silaturahmi, mulai mudik ke kampung halaman, saling bermaafan dengan teman atau tetangga, halal bihalal, dan lain sebagainya. Betapa bulan Syawal menjadi bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan Allah Swt. karena umat Islam menguatkan tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.

  1. Bulan Ceria

Begitu banyak doa terlempar di udara. Bergitu banyak cinta kasih saling diberikan antar seluruh umat manusia. Aura maaf tersebar di seluruh penjuru bumi, nuansa peleburan dosa, nuansa pencarian makna baru dalam hidup.

  1. Puasa Satu Tahun

Amaliah yang ditentukan Rasulullah Saw. pada bulan Syawal adalah puasa sunnah selama enam hari, sebagai kelanjutan puasa Ramadhan.

Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan lalu diiringinya dengan puasa enam hari bulan Syawal, berarti dia telah berpuasa setahun penuh.” (HR Muslim, Abu Dawud, At Tirmidzi, An Nasa’i dan Ibnu Majah)

  1. Bulan Nikah

Syawal adalah bulan yang baik untuk menikah. Hal ini sekaligus mendobrak khufarat, yakni pemikiran dan tradisi jahiliyah yang tidak mau melakukan pernikahan pada bulan Syawal karena takut terjadi malapetaka. Khufarat itu didobrak oleh Islam. Rasulullah Saw. menunjukkan sendiri bahwa bulan Syawal baik untuk menikah.

  1. Bulan Peningkatan

Inilah keistimewaan bulan Syawal yang paling utama. Syawal adalah bulan “peningkatan” kualitas dan kuantitas ibadah. Syawal sendiri secara harfiyah artinya adalah peningkatan, yakni peningkatan ibadah sebagai hasil training selama bulan Ramadhan. Umat Islam diharapkan mampu meningkatkan amal kebaikannya pada bulan ini, bukannya malah menurun atau kembali ke watak semula yang jauh dari Islam.

  1. Bulan Pembuktian Takwa

Inilah makna terpenting bulan Syawal. Setelah Ramadhan berlalu, pada bulan Syawal lah pembuktian berhasil tidaknya ibadah Ramadhan, utamannya puasa yang bertujuan meraih derajat takwa. Jika tujuan itu tercapai, sudah tentu seorang muslim menjadi lebih baik kehidupannya, lebih shaleh perbuatannya, lebih dermawan, lebih bermanfaat bagi sesama, lebih khusyu’ ibdahanya, dan seterusnya. Paling tidak, semangat beribadah dan dakwah tidak menurun setelah Ramadhan. Amiinn.

Sumber : islampos.com

Link Terkait