Gua Tsur : Tempat Persembunyian Muhammad dan Abu Bakar - Syaamil Quran

Gua Tsur : Tempat Persembunyian Muhammad dan Abu Bakar

Gua Tsur : Tempat Persembunyian Muhammad dan Abu Bakar

gua tsur

Banyak tempat sejarah yang berada di kota Mekkah yang bisa dikunjungi oleh para jamaah. Tak hanya Gua Hira yang memiliki sejarah penurunan surat pertama Al Quran, ada pula tempat bersejarah lainnya yaitu Gua Tsur. Gua ini merupakan tempat penting dalam perkembangan agama Islam.

Gua Tsur adalah sebuah gua yang terletak sekitar tujuh kilometer dari Makkah ke arah Thaif. Gua Tsur berada di salah satu puncak Jabal Tsur, sebuah gunung yang cukup tinggi, terjal dan berbatuan.

Gua Tsur ini menjadi bagian dari salah satu peristiwa yang menegangkan dalam episode hijrahnya Rasul menuju Madinah. Di dalam Gua Tsur inilah Nabi Muhammad Saw. beserta Abu Bakar bersembunyi dan beristirahat selama tiga hari dalam perjalanan hijrah tersebut.

Saat itu kaum kafir Quraisy sudah sampai pada puncak kemarahan dan kedengkian melihat pesatnya ajaran Islam di kalangan kaum Quraisy. Mereka memutuskan akan membunuh Rasulullah Saw. Namun rencana busuk kaum Quraisy akhirnya tercium oleh Rasulullah. Kemudian Rasulullah Saw. mendapatkan izin dari Allah Swt. untuk melaksanakan hijrah ke Madinah dan menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan bersama Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Malam harinya seluruh kaum Quraisy mengepung rumah Nabi Muhammad, lalu Muhammad menyuruh Ali bin Abi Thalib untuk tidur dan menggunakan selimut yang biasa digunakan. Rasulullah pun keluar dari jendela belakang dan terus berjaan ke arah selatan menuju Gua Tsur.

Mengetahui bahwa buruan dari kaum Quraisy telah tiada, mereka mengerahkan seluruh pemuda untuk mencari Muhammad dan Abu Bakar ke berbagai tempat dan datang mendekati Gua Tsur. Mereka menghunus pedang sambil mondar-mandiri mencari dengan penuh selidik ke segenap penjuru. Lalu mereka melihat seorang pengembala dan ditanyalah ia. “Mungkin saja mereka dalam gua itu, tapi saya tidak melihat ada orang yang menuju ke sana.”

Mendengar jawabn tersebut, Abu Bakar berkeringat dan menyerahkan semua kepada Allah. Nabi Muhammad pun tak henti-hentinya berdoa dan merapatkan tubuhnya kepada Abu Bakar seraya berbisik di telinganya, “Jangan bersedih, Allah bersama kita”

Namun pada akhirnya orang Quraisy menuruni Gua Tsur dan tak menemukan Muhammad serta Abu Bakar. Mereka hanya melihat sarang laba-laba serta dua ekor burung dara hutan di lubang gua itu. Jadi tida mungkin ada orang didalamnya.

Ketika Nabi Muhammad Saw. dan Abu Bakar mendengar seruan mereka kembali ke tempat semula, kepercayaan dan iman Abu Bakar bertambah besar kepada Allah Swt. dan RasulNya. Mereka berdua pun memuji Allah Swt. dan mengucap takbir sebagai tanda syukur kepadaNya.

Link Terkait