Mana yang Harus Didahulukan, Berhaji atau Membayar Utang?

Haji adalah ibadah wajib. Membayar utang pun adalah suatu kewajiban. Mana yang harus didahulukan? Satu hal yang harus sangat diperhatikan sebelum melaksanakan ibadah haji adalah dengan tertunaikannya kewajiban-kewajiban yang berhubungan dengan harta kekayaan, khususnya utang. Jadi, sangat baik apabila kita melunasi kewajiban-kewajiban tersebut, khususnya kewajiban yang mendesak untuk ditunaikan atau sudah jatuh tempo.

Namun, ada pengecualian, yaitu jika kita sudah meminta izin kepada orang yang memiliki piutang sehingga ada penundaan pembayaran utang atau utang tersebut bersifat jangka panjang dan ada penjadwalan tertentu untuk melunasinya. Misalnya, utang perusahaan, cicilan kendaraan, rumah dan sebagainya. Andai saja kita berangkat haji, harus dipastikan bahwa kemampuan kita untuk membayar utang dan hubungan dengan pihak pemberi utang tidak akan terganggu.

Pengutamaan untuk membayar utang berkaitan erat dengan pemenuhan hak-hak orang lain, baik milik perseorangan maupun milik umum. Seseorang tidak boleh mengambil hak orang lain dengan cara yang tidak halal dan memakan makanan dengan cara yang tidak benar walaupun nilainya sangat rendah. Karena itu, dalam sebuh hadist disebutkan bahwa mati syahid tidak sanggup menggugurkan utang darinya kalau dia memiliki utang.

Rasulullah saw bersabda, “Mahasuci Allah, mengapa perkara utang-piutang itu begitu keras ditetapkan? Demi yang diriku berada di tangan-Nya, kalau ada orang yang terbunuh dalam suatu peperangan di jalan Allah, kemudian dia dihidupkan, kemudian dia terbunuh lagi, kemudian dia dihidupkan lagi, lalu terbunuh lagi, tetapi dia memiliki tanggungan utang, dia tidak akan masuk surga sampai dia membayar utangnya.” (HR Ahmad, An Nasai dan Al Hakim)

(dikutip dari KH. Miftah Faridl. Ibadah Muslim Kosmopolitan. Arkanleema. 2009.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Protected by WP Anti Spam