Masjid Nabawi - Syaamil Quran

Masjid Nabawi

Masjid Nabawi

masjid nabawi 1

Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama 1.000 kali dibanding shalat di masjid lainnya kecuali Masjidil Haram dan shalat di Masjidil Haram lebih utama 100.000 kali shalat daripada masjid lainnya.” (HR Ahmad Ibnu Huzaimah dan Hakim)

Madinah Munawarah adalah kota suci kedua yang paling utama untuk dikunjungiumat islam setelah Mekkah. Di sanalah terletak Masjid Nabawi yang didirikan tahun 622 M atau tahun tahun pertama hijriah, setelah Nabi Saw. hijrah dari Mekkah ke Madinah.

Masjid Nabawi memang tidak pernah sepi dikunjungi umat isla dari seluruh dunia, baik pada saat musim haji ataupun umrah.

Di masjid suci ini juga, umat islam mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi makam Rasulullah Saw., Abu Bakar, Umar bin Khattab. Tak hanya itu, umat islam juga mendapatkan kesempatan memperbanyak ibadah seperti shalat Arabain, beribadah di Raudah dan aktivitas lainnya.

Masjid Nabawi yang begitu megah saat ini, dahulunya hanyalah sebuah bangunan sederhana. Nabi Saw. membangun Masjid Nabawi pada bulan Rabiul Awal di awal-awal hijrahnya ke Madinah. Pada saat itu panjang masjid adalah 70 hasta dan lebarnya 60 hasta atau panjangnya 35 m dan lebar 30 m.

Area yang hendak dibangun Masjid Nabawi saat itu terdapat bangunan yang dimiliki oleh Bani Najjar. Rasulullah Saw. berkata kepada Bani Najjar, “Wahai Bani Najjar, berilah harga bangunan kalian ini?” orang-orang Bani Najjar menjawab, “Tidak, demi Allah. Kami tidak akan meminta harga untuk bangunan ini kecuali hanya kepada Allah.” Bani Najjar dengan suka rela mewakafkan bangunan dan tanah mereka untuk pembangunan Masjid Nabawi dan mereka berharap pahala dari sisi Allah atas amalan mereka tersebut.

Anas bin Malik yang meriwayatkan hadits ini menuturkan, “Saat itu di area pembangunan terdapat kuburan orang-orang musyrik, puing-puing bangunan, dan pohon kurma. Rasulullah Saw. memerintahkan untuk memindahkan mayat di makam tersebut, meratakan puing-puing dan menebang pohon kurma.”

Tahun 7 H, jumlah umat Islam semakin banyak dan membuat masjid menjadi penuh. Nabi mengambil kebijakan untuk memperluas Masjid Nabawi tersebut. Beliau tambahkan masing-masing 20 hasta.

Masjid Nabawi adalah masjid yang dibangun dengan landasan ketakwaan. Diantara keutamaan masjid ini adalah dilipatgandakannya pahala shalat di dalamnya.

Link Terkait