Mengenal Kehidupan Islam di Hong Kong - Syaamil Quran

Mengenal Kehidupan Islam di Hong Kong

Mengenal Kehidupan Islam di Hong Kong

Hong Kong merupakan salah satu negara tervaforit untuk tujuan wisata dunia. Di negeri Hong Kong ini, pariwisata merupakan tonggak utama perekonomian Hong Kong dengan jumlah wisatawan untuk tahun keenam berturut-turut mencapai 27,8 juta pengunjung Internasional di tahun 2014. Bahkan setiap tahun wisatawan terus meningkat hingga 11,11 persen per tahun.

Negara yang terkenal dengan perkembangannya yang ekspansif, pelabuhan laut dalam alami, kepadatan penduduk yang tinggi. Sekitar 7 juta jiwa pada lahan seluas 1.100 km2. Populasi Hong Kong saat ini terdiri dari 93.6% etnis Tionghoa.

Dengan begitu banyaknya etnis Tionghoa yang menjadi mayoritas warga Hong Kong, terbesit sebuah pertanyaan apakah agama Islam cukup dikenal di Negeri Bambu ini? Sejauh mana kehidupan umat Islam di kota metropolitan yang cenderung memandang agama itu hanya sebagian dari budaya saja.

Agama yang tumbuh dan berkembang di Hong Kong antara lain adalah umat Budha (Buddhism), Tao (Taoism), Kong Hu Cu (Confucianism), Kristen, Islam, Hindu, Sikh, dan Yahudi (Judaism). Data terbaru menyebutkan jumlah kaum Muslim di Hong Kong kira-kira mencapai 250.000 jiwa. Kaum Muslim menjadi komunitas yang perkembangannya tercepat. Perkembangan Islam di Hong Kong dipengaruhi banyaknya buruh migran Indonesia (BMI) atau perantau Indonesua yang jumlahnya terus meningkat.

Kendati jumlah penganut Islam minoritas, namun kegiatan keagamaan di Negeri Bambu ini terus memnggeliat. Bahkan, di beberapa distrik (kota) tersibuk di Hong Kong, syiar Islam terus berdenyut. Terdapat lima masjid yang menjadi pusat aktivitas keislaman di Negeri bagian Cina ini.

Suara Adzan mengalun merdu dari sebuah Masjid di Nathan Road, Hong Kong. Adzan tersebut diserukan oleh Imam Masjid tersebut, yaitu Ahmed Cheung Wong Yee atau yang dikenal sebagai Imam Cheung. Suatu hari pada hari Jumat, di siang hari. Bersamaan dengan suara Adzan, mulai berdatanglah laki-laki Muslim datang memadati Masjid tersebit sebagai jamaah Shalat Jumat.

Ini merupakan sekelumit cerita mengenai aktivitas kaum Muslim yang tinggal di Hong Kong. Meski menjadi minoritas karena jumlahnya hanya sekitar 250 ribu jiwa, umat Islam diberikan kebebasan untuk melakukan Ibadah.

Islam ternyata menarik perhatian penduduk setempat, jumlah penganut Islam pun semakin banyak. Kini. Muslim di Hong Kong sebagian besar merupakan orang Cina asli. Selain itu, ada juga Muslim yang berasal dari warga pendatang seperti, Indonesia, Pakistan, Malaysia, Filipina, Arab, India, dan negara lainnya. Juga ada banyak yang merupakan keturunan campuran antar etnis.

Di salah satu Masjid yang berada di Negara Hong Kong yaitu Masjid Ammar terdapat program pendidikan anak usia dini. Disini, siapapun bisa belajar disini, baik Muslim maupun non Muslim. Guru-guru yang mengajar berasal dari negara Hong Kong sendiri dan juga dari India. Selain itu, di masjid ini mempunyai kantin halal. Dimana kita bisa menemukan makanan dan minuman halal.

Di sekitar area Masjid juga ada tempat untuk mengurus Jenazah umat Islam yang meninggal di Negara Hongkong. Dan yang mengurus Jenazah ini warga Cina dan Pakistan. Tetapi kebanyakan yang mengurus Jenazah dari mulai memandikan, mengkhafani, menyolatkan sampai menguburkan adalah orang Pakistan.

Link Terkait