Thariq bin Ziyad Jendral Islam yang Tangguh - Syaamil Quran

Thariq bin Ziyad Jendral Islam yang Tangguh

Thariq bin Ziyad Jendral Islam yang Tangguh

Thariq bin Ziyad 1

Thariq bin Ziyad adalah seorang jendral perang kaum muslimin yang bertugas pada masa pemerintahan dinasti Ummayah. Dia adalah pahlawan Islam yang ikut terlibat dalam pembebasan wilayah Andalusia pada tahun 711M.

Pada awalnya Thariq adalah seorang budak dan dibebaskan oleh Musa bin Nusayr yang kemudian mengangkatnya sebagai panglima perang. Sebelum umat islam berhasil menaklukan wilayah Andalusia, daratan Iberia dikuasai oleh seorang raja bernama Raja Roderick.

Penaklukan Andalusia oleh islam dimulai ketika seorang pemimpin Ceuta meminta bantuan kepada Musa bin Nusayr untuk menyerang Raja Roderick yang saat itu telah menghamili putrinya yang bernama Florinda. Setelah mendengar kabar dari putrinya, Julian langsung marah besar dan bersumpah akan menghancurkan Roderick. Julian datang menuju Visigoth untuk mengamankan putrinya, dia beralasan bahwa istrinya sedang sakit keras dan berharap bahwa Florinda ada di samping ibunya untuk menjaganya.

Setelah putrinya aman, Julian bergegas menuju ke kediaman Musa bin Nusayr dan meminta bantuan untuk menyerang Visigoth. Setelah mendapatkan izin dari Khalifah, Musa bin Nusayr langsung mengirimkan 500 orang pasukan yang di pimpin oleh Thariq bin Malik.pada saat itu ia tiba di bagian paling selatan semenanjung Iberia yang sekarang dikenal dengan nama Kota Tarifa.

Pasukan umat Islam yang dipimpin oleh Thariq bin Malik berhasil menyerang kota tersebut dan mulai berangkat menuju Visigoth dengan dibantu kapal Julian. Menurut sejarah barat kemenangan pasukan muslim dalam penaklukan Andalusia banyak dipengaruhi oleh semangat juang yang berhasil dikobarkan oleh Thariq dimana dia memerintahkan untuk membakar semua kapal sehingga tidak ada jalan untuk melarikan diri selain bertempur habis-habisan melawan musuh sampai meraih kemenangan.

Setelah masa pemerintahan Islam di Andalusia, kehidupan disana menjadi semakin tentram dan damai. Toleransi beragama dijunjung tinggi antara umat Islam, khatolik, kristen dan Yahudi.

Link Terkait